Ginandjar dan Hemas Sementara Unggul Calon Anggota DPD Tak Dikenal di Daerahnya (KLIPING-DPD 3)

KLIPING-DPD 3

www.jurnalparlemenonline.wordpress.com

Ginandjar dan Hemas

Sementara Unggul

Calon Anggota DPD Tak Dikenal di Daerahnya

JAKARTA, Kompas, 11-4-2009

Gusti Kanjeng Ratu Hemas kembali mendominasi perolehan suara pada Pemilihan Umum 2009, khususnya untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Daerah Istimewa Yogyakarta.  Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita  pun unggul sementara di Jawa Barat.

Perolehan suara GKR Hemas jauh di atas perolehan suara calon anggota DPD lainnya.  Sesuai hasil sementara hitung cepat Tim Fasilitator Kampanye GKR Hemas, Jumat (10/4) petang, permaisuri Sultan Hamengku Buwono  (HB) X  itu meraih 1,3 juta suara atau meraih 53 persen.

Urutan kedua ditempati Hafidh Asrom (anggota DPD 2004-2009) yang meraih 19 persen suara, ketiga Cholid Mahmud (anggota Majelis Syuro Partai keadilan Sejahtera) 17 persen, dan keempat Afnan Hadikusomo (Wakil Ketua Lembaga Hikmah dan kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY) dengan sekitar 60.000 suara.

Ketua Umum Tim Fasilitator GKR Hemas, Fajar Sudjarwo, menuturkan, jumlah suara yang dihitung baru 60 persen dari total suara pemilih di DIY.  Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2009 sebanyak 2.751.761 orang.

Menurut Fajar, perolehan suara itu diperkirakan tak akan berubah dengan suara tertinggi tetap diperoleh GKR Hemas.  Jumlah suara GKR Hemas meningkat dibandingkan raihan pada Pemilu 2004.  Saat itu Hemas meraih 834.130 suara atau 43 persen.

Cholid Mahmud mengaku kaget mendapat 270.000 suara.  Posisinya di struktural  Partai keadilan Sejahtera (PKS) cukup membantu mengumpulkan suara dari kader dan simpatisan partai itu.  ”Tetapi, suara saya tak hanya dari PKS,” ujarnya.

Dari Bandung, Jumat, dilaporkan, perolehan suara Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, yang pada Pemilu 2009 mencalonkan diri lagi, unggul dibandingkan dengan 25 calon anggota DPD lain di Jabar.  Hampir di setiap tempat pemungutan suara (TPS) di Bandung, Ginandjar selalu unggul, bahkan dengan raihan hingga 70 persen suara.

Penghitungan suara sementara di Badan Komunikasi dan Informasi Kota Bandung juga menunjukkan, hingga Jumat pukul 19.00, Ginandjar meraih 11.229 suara.  Anggota DPD asal Jabar lainnya, PRA Arief Natadiningrat, juga meraih suara yang besar.

Menurut Thamrin, Ketua Tim Sukses PRA Arief, Jumat di Cirebon, Arief Natadiningrat membawa nama Cirebon dan merupakan keturunan tokoh penyebar Islam, Sunan Gunung Jati.  Ini menjadi nilai tambah.

”Peluang PRA Arief masih besar untuk tetap duduk di DPD.  Sebagian pemilih yang kami datangi mengenal PRA Arief.  Calon lain, Ginandjar Kartasasmita juga kuat,” kata Thamrin.

Dari Makassar, dua anggota DPD asal Sulawesi Selatan, Abdul Azis Qahar Mudzakkar dan Aksa Mahmud, masih memimpin perolehan suara sementara.  Hingga Jumat malam, Sistem Informasi Perhitungan  Suara Provinsi Sulsel mencatat Azis meraih  4.621 suara dan Aksa 3.341 suara.

Caleg tak populer

Dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis, dilaporkan, calon anggota DPD asal Jombang, Muhamadu, kurang populer di kalangan pemilih di daerahnya sendiri.  Pemantauan di sejumlah TPS di Kecamatan Jombang, nama Muhamadu tidak ada di urutanempat besar yang akan melaju menduduki kursi DPD.

Di TPS 15 di Kepanjen, Kecamatan Jombang, yang berdekatan dengan rumah Muhamadu, ia hanya mendulang lima suara. Suara terbanyak diraih Istibsjaroh. Di TPS 12, Kepanjen, Muhammadu mengumpulkan  10 suara.  Istibsjaroh meraih 23 suara. (RWN/YOP/INK/NIT/MHF/ROW)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: