PEMILU 2009 Sejumlah Parpol Terancam Tidak Ikut Pemilu (KLIPING-PARPOL 3)

KLIPING-PARPOL 3

www.jurnalparlemenonline.wordpress.com

PEMILU 2009

Sejumlah Parpol Terancam Tidak

Ikut Pemilu


PADANG, Kompas, 17-3-2009

Sejumlah partai politik di Sumatera Barat terancam tidak ikut Pemilu 2009 karena belum menyelesaikan kewajiban menyerahkan nomor rekening serta laporan saldo awal kampanye kepada KPU kabupaten / kota.

Di Kabupaten Kepulauan Mentawai, lima partai politik (parpol) terancam tidak ikut pemilu. Kelima partai itu adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI).

Di Kabupaten Pesisir Selatan, parpol yang terancam tidak ikut pemilu adalah PIS; di Kota Bukittinggi, Partai Kedaulatan dan PKDI; sedangkan di kabupaten Limapuluh Kota, Partai Karya Perjuangan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat Marzul Veri, Senin (16/3), mengatakan, pihaknya sudah melaporkan semua partai itu kepada KPU. ”KPU (pusat) yang akan memutuskan partai tersebut tidak boleh ikut Pemilu 2009. Hampir pasti, tidak boleh ikut pemilu,” katanya.

Meski demikian, menurut anggota KPU Sumatera Barat, Mufti Syarfie, parpol yang diusulkan tidak ikut pemilu itu masih diperkenankan berkampanye sampai ada keputusan KPU.

Tak ikut memilih

Masih terkait pemilu, di Semarang, Jawa Tengah, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Universitas Negeri Semarang ( (Unnes) menyatakan khawatir tidak bisa menggunakan hak pilih. Di satu sisi, mereka tidak bisa mencoblos di daerah asal. Di sisi lain, surat suara yang tersedia di Semarang terbatas.

”Prosedur administratif yang harus dilalui mahasiswa terkesan sulit. Jika mahasiswa harus kembali ke daerah asal, biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, apalagi mereka yang berasal dari luar Pulau Jawa,” kata Ketua BEM Undip Yudha Prakasa, menjelaskan perlunya mahasiswa mencoblos di Semarang. Kemarin mereka melaporkan hal itu kepada KPU Jateng di Kota Semarang.

Dari 40.000-an mahasiswa Undip saat ini, lanjut Yudha, sekitar 25.000 di antaranya berasal dari luar Jateng. Ketua BEM Unnes Dasam menyebutkan, dari sekitar 23.000 mahasiswa Unnes, 15.000 di antaranya berasal dari luar Jawa.

Politik Uang

Di Surabaya, Jawa Timur, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) meminta KPU membatalkan pencalonan dan perolehan suara calon anggota legislatif yang melakukan politik uang.

Menurut Ketua Tanfudziyah PWNU Jatim Hasan Muttawakil Allalah, harus ada terapi kejut untuk meredam politik uang. ”KPU harus tegas. Kalau sudah terbukti, langsung saja pencalonan dibatalkan atau perolehan suara dihapus,” ujarnya.

Di Kupang, Ketua KPU Nusa Tenggara Timur John Depa kemarin mengimbau elite parpol tidak menghasut rakyat selama masa kampanye berlangsung. (ART/UTI/RAZ/KOR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: