Ironis, partai minta dana Rp 1 miliar (KLIPING-PARPOL 2)

KLIPING-PARPOL 2

www.jurnalparlemenonline.wordpress.com

Ironis, partai minta dana Rp 1 miliar

PURWOKERTO, Harian Terbit, 5-4-1999

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Anas Urbaningrum menilai, permintaan dana kampanye sebanyak Rp 1 miliar dari 48 parpol peserta Pemilu 1999 yang dianggarkan KPU merupakan bukti tidak adanya parpol yang kuat.

”Jika parpol peserta pemilu itu kuat, tidak ada yang meminta-minta seperti itu. Mereka tidak siap ikut pemilu yang memerlukan dana operasional sangat besar,” ujar Anas pada Dialog Refleksi Reformasi di Purwokerto, Jateng, kemarin.

Dia juga menilai, permintaan dana kampanye pemilu itu juga sangat ironis.  Karena, dana itu dimintakan kepada pemerintah yang selama ini selalu dikritik  48 parpol tersebut.  Meskipun penyediaan dana kampanye merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah, permintaan yang dilakukan secara vulgar dari para parpol itu sungguh sangat memprihatinkan.

Menurut anggota Tim 11 / verfikasi Parpol Peserta Pemilu tersebut, untuk pembiayaan kampanye politik masa depan bagi parpol peserta pemilu, sebaiknya dibentuk lembaga pendanaan tersendiri.

Terserah ini nanti dibentuk oleh pemerintah, parpol, atau gabungan pemerintah parpol.  Lembaga ini bertugas menyiapkan pendanaan kampanye pemilu. Sehingga peredaran dana politik bisa dipertanggungjawabkan,” tegas dia.  Anas juga menilai reformasi yang sesungguhnya tidak pernah terjadi, karena masih dijumpainya sikap otoriter yang sangat kuat. Otoriter vertikal terjadi di tingkat struktur pemerintahan, sedangkan otoriter horizontal menghinggapi figur-figur yang menjadi tokoh parpol atau di tingkat basis massa.

”Namun demikian ironisnya bahwa para tokoh otoriter  itu semuanya mengaku kaum reformis,” kata Anas.  Menurut dia, reformasi  kini belum bisa dikatakan berlangsung.  Yang terjadi sekarang ini perpindahan ikap otoriter dari penguasa lama Soeharto ke penguasa baru, pemerintahan Habibie.  Sikap otoriter juga menular ke figur-figur masyarakat yang menjadi tokoh parpol maupun basis massa lainnya.  ”Celakanya, para figur-figur otoriter ini semuanya mengaku reformis.  Itu gejala memprihatinkan,” tambahnya.

Menurut dia, sikap otoriter itu ditandai dengan semangat anti kritik yang demikian kuat melekat tak mempan pada figur-figur tersebut.  Di antara figur-figur tersebut bahkan ada yang tak mempan dikritik melalui cara sengaja memelihara mitos atau melalui pendekatan keagamaan.

”Elite penguasa maupun figur masyarakat yang ada di parpol hampir semuanya antikritik.  Mereka seolah-olah tidak mempan kritik dan tindakannya selalu benar.  Di antara mereka yang sengaja mempertahankan sikap itu dengan memelihara mitos atau legitimasi keagamaan,” katanya. (nha)

Satu Balasan ke Ironis, partai minta dana Rp 1 miliar (KLIPING-PARPOL 2)

  1. KutuBacaBuku mengatakan:

    ya beginilah kenyataannya, maka gak heran klo pas udah jabat rame2 korupsi biar “balik modal”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: